Postingan

POPAC 2021 dan Perjalanan Popmama Parenting Academy

Gambar
  dok:  Popmama.com    Bunda, Ayah, pada tahu enggak sih kapan  Popmama Parenting Academy  (POPAC) itu mulai diadakan? Bagaimana pula perjalanan akademi parenting bagi orang tua di Indonesia? Ini nih, sejarah dan perjalanan POPAC yang diselenggarakan oleh   Popmama.com , sebuah website parenting terbesar di Indonesia. Awal Mula Popmama Parenting Academy     Popmama Parenting Academy  diselenggarakan setahun setelah  Popmama.com   launching pada tahun 2018 lalu. Jadi, POPAC perdana digelar pada tahun 2019. Pelaksanaa pertama inilah dengan tatap muka secara langsung karena tahun 2020 dan 2021 digelar secara virtual mengingat situasi pandemi global akibat Covid-19.     Popmama.com  bermaksud mengajak para orang tua muda di Indonesia untuk mengikuti kegiatan positif yang memberi pengetahuan dan pemahaman parenting. Kegiatan  Popmama Parenting Academy bersama para ahli. Akademi ini menjadi sebuah sekolah...

Macro Photography, Si Kecil yang Menakjubkan

Gambar
  dok: koleksi pribadi Jatuh Cinta dengan Macro Photography Pernahkah melihat  benda yang ukurannya sangat kecil? Bagaimana kesan pertama? Saya tidak berhenti berdecak kagum saat mata menyaksikan makhluk Allah yang sangat menakjubkan. Bagaimana tidak takjub? Makhluk paling kecil sekali pun jika dipotret menggunakan teknik macro akan terlihat sangat detail. Seekor serangga misalnya, dapat terlihat jelas bentuk tubuh, bulu-bulu, sayap, tatapan mata, dan detail lainnya. Saya yang saat ini sedang belajar memotret dengan teknik macro kadang merasa geli juga. Saat membidik obyek dengan jarak sangat dekat dan lensa macro yang ada di kamera, akan terlihat sangat jelas tekstur, guratan, dan bentuknya. Bayangkan, saat sedang memotret seekor ulat bulu. Dengan jarak pandang hanya 1-2 sentimeter dari obyek, kita akan disuguhi bentuk detail si ulat. Bagaimana bulu-bulu yang banyak, kaki yang sedang berjalan, atau tatapan matanya. Banyak teman saya yang geli, loh melihatnya. Namun, bagi p...

Cahaya

Gambar
  Pernahkah kegelapan menyelimutimu? Tak ada terang yang menjadi penuntun Semua terasa hampa juga semu Hingga suatu masa datang sebuah cahaya Memberi penerang di tengah gulana Sinar hadir di kala senja Kejernihan memancar, memberi rona bahagia Menghilangkan segala dahaga Itulah cahaya keabadian --- Pict: Andreas Lischka pixabay.com

Senyum Sang Senja

Di batas temaram bumantara Membuncah asa di balik duka Melambai pada segenap Lara Menatap senyum sang senja Melupa siapa penoreh nestapa Mendamba ampunan Sang Pencipta Bojonegoro, 18 Oktober 2021

Dialog dengan Hati

 Apakah kau sedang gulana? Tidak, aku hanya senang keheningan Cantikmu tidak seperti biasa Bukan, itu hanya gambaran Awan menggantung di sudut mata Seakan menyimpan ribuan tanya Kau mengerti apa? Semua yang telah tercipta telah kurasa Tak ada yang luput dari penglihatan-Nya Tak perlu risau atas segala kehendak-Nya Bukankah tugas kita menjalani takdir-Nya Aaah ... kau selalu mengerti Tetapi, jalan itu belum kulalui Mungkin nafsu selalu mengelilingi Tunggulah akan ada masa kumemahami Temani aku sampai nanti ----- Bojonegoro, 17 Oktober 2021